6 Maret 2014

Cuplikan Novel "The Jombies"

            Ini bukan cerita tentang X-men, sekelompok mutan yang didirikan dan dipimpin oleh Profesor X dengan kelebihan yang dimiliki masing-masing anggotanya untuk melawan Brotherhood dan menyelamatkan manusia. Bukan cerita tentang Grup Idol JKT48 yang sukses dengan lagu  Heavy Rotationnya yang jadi soundtrack iklan Pocari Sweat sehingga bisa mempengahruhi ribuan fans mereka untuk turut mengonsumsi minuman ion tersebut.
            Ini juga bukan cerita tentang Detektif kecil yang rajin dan ulet ngutek-ngutek kasus sehingga walaupun mereka masih SD tapi mampu membantu Conan dan polisi menyelesaikan kasus-kasus yang mereka hadapi. Enggak, cerita aku dan teman-teman ini nggak sehebat itu.
            Ini cerita orang biasa yang hanya punya dua lobang hidung dan satu jidat, sangat sederhana sekali bukan, tapi semuanya jadi gila dan parah karna hadirnya orang-orang ubnormal dihidupku. Orang-orang ini nggak pernah kehabisan bahan obrolan, ada aja yang di obrolin. Topik utama disetiap pertemuan adalah mimpi.
            “Nanti kalo udah sukses aku mau bikin kampus ah, namanya U-J (Universitas Jombies). Mata kuliahnya nggak usah aneh-aneh. Seputar cara make up sama pose foto yang memikat “ Aciel mulai berceloteh.
            Hiii.. nggak kebayang mau jadi apa bangsa negara ini kalo sampe ada kampus semacam itu.
            “Nah, nanti aku yang bikin perumnya, namanya Perum Indah Damai Jombies, di depan perum sekalian ku buka mini market, namanya Jombiesmart. Keren kaan..” Makhluk satu ini emang terobsesi banget pengen jadi bos minimarket. Mungkin karna pacarnya yang sekarang jadi manager di salah satu atau salah dua Indiamart di kota Tasik ini kali ya.. ckckck

5 Maret 2014

Beda Tempat, Beda Nilai


Ada 3 kaleng Coke (coca cola), ke-3 kaleng tersebut diproduksi di satu pabrik di Jawa Timur. Ketika tiba harinya, sebuah truk datang ke pabrik tsb, mengangkut kaleng-kaleng coke tersebut dan menuju ke tempat yang berbeda untuk pendistribusian.
Pemberhentian pertama adalah Indomaret. Coke pertama diturunkan di sini, dipajang di rak bersama dengan coke lainnya yang diberi harga Rp.4.000,-
Pemberhentian kedua adalah pusat perbelanjaan Sogo Super Store.
Di sana, kaleng kedua diturunkan, ditempatkan di dalam kulkas Sogo Super Store dan dijual dengan harga Rp.7.500,-
Pemberhentian terakhir adalah hotel Sheraton sebuah hotel bintang 5 yang sangat mewah. Kaleng ini tidak ditempatkan di rak atau di dalam kulkas. Kaleng ini hanya akan dikeluarkan jika ada pesanan dari pelanggan. Ketika ada yang pesan, kaleng ini dikeluarkan bersama dengan gelas kristal berisi es batu cube block, disajikan di atas baki dan pelayan hotel akan membuka kaleng coke itu, menuangkannya ke dalam gelas dengan sopan menyajikannya ke pelanggan. Harganya adalah Rp. 40.000,- Pertanyaannya adalah :
Mengapa ketiga kaleng coke tersebut memiliki harga yang berbeda ? padahal diproduksi dari pabrik yang sama di Jawa Timur, diantar dengan truk yg sama dan bahkan memiliki rasa dan aroma yg sama ?!
Lingkungan Andalah yang mencerminkan "HARGA" Anda.
Apabila Anda berada di lingkungan yang bisa mengeluarkan terbaik dari diri anda, maka Anda akan menjadi cemerlang.
Tapi bila Anda berada di lingkungan yang meng'kerdil'kan diri Anda, maka Anda akan menjadi kerdil.
Mungkin Anda datang atau masih di lingkungan yang 'kerdil', jika Anda tidak mampu membawa perubahan pada lingkungan tsb, segeralah tinggalkan itu. Jangan peduli apa kata orang, hidup ini bukan tentang mereka, tapi tentang Anda dan masa depan. Temukan lingkungan yang mendewasakan, mempositifkan dan memberkati kehidupan Anda. Orang yang sama, bakat yang sama, kemampuan yang sama + lingkungan yang berbeda = NILAI YANG BERBEDA.

27 Desember 2013

Pernah?


Pernah?
Kamu mengagumi seseorang dengan sangat sampai segala hal sepele sekalipun tentangnya begitu pengaruh ke mood dan semangatmu?
Kamu pernah?
Sesaat terasa jadi begitu jauh dengan seseorang yang bahkan sebelumnya tak pernah benar-benar dekat?
Kamu pernah?
Merasa kehilangan seseorang padahal seseorang itu tak pernah kamu miliki sebelumnya.
Kamu pernah?
Begitu merasa rindu pada seseorang yang bahkan  bertemu saja belum pernah sebelumnya.
Pernah? Aku pernah.

22 Desember 2013

Kasih Tau Aku


Kasih tau aku ya, kalau nanti dia bisa melakukan lebih untuk setiap hal yang pernah aku lakukan buat kamu.
Kasih tau aku, kalau ternyata nanti dia bisa lebih tegar, tetap mendukung kamu padahal dia sendiri juga sedang rapuh.
Kasih tau aku, kalau ternyata dia lebih bisa mengerti kecewamu untuk setiap hal yang tak sempat kamu katakan sekalipun.
Kasih tau aku, kalau ternyata nanti dia lebih bisa nerima kamu di saat titik terendahmu sekalipun.
Kasih tau aku, kalau nanti dia lebih bisa menyunggingkan senyum disetiap pagi atas pesan-pesan yang dia kirimkan semalam, setelah kamu terlelap.
Kasih tau aku, kalau nanti dia lebih bisa selalu ada buatmu bahkan disaat sibuknya dia.
Kasih tau aku, kalau nanti perbincangan dengannya bisa membuatmu tersenyum sendiri di kamar selepas dia beranjak dari pandanganmu.
Kasih tau aku, kalau dia sudah bisa membuat dadamu hangat atas do'a- do'a yang ia kirimkan untukmu.
Iya, kasih tau aku kalau nanti dia bisa lebih baik dari aku. Kalau nanti dia bisa melakukan lebih untuk setiap hal yang pernah aku lakukan padamu.

21 Desember 2013

The Power Of Love


            Cinta cinta cinta. Ya! Nggak bisa dipungkiri lagi kalau kehidupan sehari-hari kita itu nggak bisa lepas dari yang namanya cinta. Cinta bukan melulu tentang cowok, bisa aja ke teman, sahabat, orang tua atau bisa juga ke Idola. Ngomong-ngomong soal cinta, cinta untuk siapapun itu nggak akan lepas dari pengorbanan. Nggak sedikit pasangan yang akhirnya putus di tengah jalan cuma gara-gara salah satu dari mereka nggak mau berkorban dan perhitungan.
            
*Lagi makan di Restoran*
            Cowok: “Yank, ntar bayarnya masing-masing ya.
            Cewek: “Kok gitu? kamu kan udah janji mau traktir aku.
Cowok: “Iya, tapi kan kemarin kamu minjem BB aku buat Facebookan. Pulsa aku kepake 1225 tau. Lagian bukannya dipaketin dulu malah main pake aja. Aku kan jadi nggak bisa ngeVote JKT48 buat jadi Idol Grup terngetop se alam barzah!
Cewek: #Gantung diri.

            Aku sendiri nggak tau kenapa bisa bikin prolog kaya diatas buat mengawali postingan ini, tapi yang pasti postingan ini ada hubungannya dengan pengorbanan. Nah, jadi beberapa hari yang lalu, kalau nggak salah hari rabu, kesayangannya Bu rym, musuh bubuyutannya Aciel alias Dedih jatuh sakit. Doi sok sok an donor darah sehari sebelumnya. Entah Doi yang keukeuh atau petugas PMI nya yang hilaf, di tengah kondisi badan yang kurang fit, juga body yang kurus kerontang doi tetep nekad mendonorkan darah. Baru beberapa tetes darah segar mengalir doi pingsan dan ngagolerlah dia.

12 Desember 2013

Punya Pacar? Tapi Kok...



            Akhir-akhir ini aku sering dibuat gelisah gara-gara lingkungan sekitar yang semakin jungkir balik. Bukan cuma gara-gara kelakuannya yang aneh tapi juga karna pola pikirnya yang emang udah nggak masuk batas wajar. Bukan, tulisan ini sama sekali bukan mau nyinggung Farhat Babas yang belakangan ini heboh di Twitter karna twettnya yang kaya gitu banget. Bukan juga mau nyindir Gubernur Banten a.k.a Ratu Tutut yang emm yang gitu lah. Sama sekali bukan. Tulisan ini lebih condong ke lingkungan sekitar aku, kamu, kita yang nggak lepas dari cinta, persahabatan, dan sosial media. #tsaah
            Pernah nggak kamu lihat atau kamu punya temen yang pacaran tapi setiap hari kerjaannya galau, nangis, ngeluh, sakit hati. Punya? Pernah nemuin orang kaya gitu? Aku pernah. Aku punya temen yang kaya gitu. Aku sendiri nggak ngerti kenapa orang yang punya pacar ternyata hidupunya malah menyakitkan kaya gitu. Aku pikir pacaran itu mendamaikan, menentramkan, membahagiakan. Tapi ternyata? Ya, ternyata nggak semua pacaran menyenangkan. Jadi apa salah pacaran itu? Bukan, bukan pacarannya yang salah. Tapi orang-orang yang menjalaninya yang kurang tepat mendefinisikan arti pacaran.

18 November 2013

Petanyaan Sulit


Well, untuk kesekian kalinya aku terjebak dalam permainan aneh di twitter. Permainan ini di pelopori sama para seleb twit yang kece dan cool. Selain buat iseng-isengan, permainan #pertanyaansulit ini di buat untuk menguji seberapa cerdaskah para pemuda dan pemudi bangsa Indonesia. Oke, buat kamu-kamu yang ngaku pinter nggak ada salahnya buat mengasah lebih dalam otak kalian di permainan ini. Kita liat sejauh manakah kecerdasan temen-temen semua. Dan ini dia beberapa #PertanyaanSulit yang aku ambil dari twet temen-temen di twitter:

2 November 2013

Sudahlah, Biar dan Lepaskan..

            Sakit hati? Aku yakin bukan kali ini saja kamu merasakannya, dulu, sebelum kamu bertemu denganku, kamu juga pernah merasakannya, pasti. Tapi lihat! kamu masih bisa bertahan sampai saat ini bukan? sampai akhirnya kamu bertemu denganku dan duduk bersama ku disni. Sudah sayang, tak guna kamu simpan. Sudah, biar dan lepas semuanya.
            Kamu tahu? setiap kali kamu berkeluh seperti ini, kamu bukan hanya saja sedang bercerita padaku, tapi kamu juga sedang mengenangnya, tanpa kamu sadar ingatanmu semakin lekat dan hatimu semakin terluka.
            Kamu tahu? setiap kali sedang berkesah seperti ini, bukan hanya kamu yang merasa sakit, tapi aku juga. Aku merasakan lebih darimu. Bagaimana tidak, aku disini, di depanmu, tapi tak mampu menjemput ingatanmu yang masih tertinggal di belakang sana. Aku disini, melihatmu kelelahan menahan sakit, tapi bahkan, mengobatimu saja aku tak mampu.

26 Oktober 2013

Sistem Pembelajaran di Indonesia


            Nggak bisa dipungkiri kalau masa-masa kuliah ini emang lebih bebas dari masa-masa pas SMA. Mulai dari cara berpakaian, sepatu boleh warna apa aja, semuanya boleh panjang, mulai dari rambut, kuku sampe bulu kaki, bulu idung, bulu ketek juga boleh panjang. Ah pokoknya bedalah sama masa-masa SMA. Tapi, ada satu hal yang nggak berubah dan masih sama, yaitu mencontek saat Ujian. Dan ini adalah satu dari sekian banyak masalah pembelajaran di Indonesia. #tsaaah
Hari gini ujian nggak nyontek? Haha preett! Munafik lah kalau ada yang bilang: “Mending nilai jelak tapi hasil jerih payah sendiri daripada harus nyontek.” Aduuh bulshit ametlah. Aku pikir dari tahun ke tahun budaya nyontek mau punah, eh ternyata malah makin menjamur dimana-mana. Prihatin sih sama keadaan yang kaya gini, tapi ya gimana lagi. Daripada nyokap marah gara-gara nilai ancur, terus nggak dikasih uang jajan, modem disita, jam keluar malem dimusnahkan ya mending gitu, emh mending nyontek maksudnya.
            Jadi, sebenarnya apa penyebab murid-murid suka mencontek? Dan kenapa budaya mencontek semakin marak dan membudaya di bumi pertiwi ini? Entahlah, mungkin hanya Tuhan yang tau jawabannya. Tapi kalau menurut aku sih awal mula tumbuhnya kebiasaan nyontek itu karna guru / dosen yang kalau masuk cuma buat kasih tugas. Mending kalau sedikit, lah ini nyampe berpuluh-puluh nomer, mana jadwal hari ini ke pelajaran selanjutnya cuma dua atau tiga hari lagi. Belum lagi di next pelajaran kita ketemu guru yang punya kebiasaan bilang: “Besok kita ulangan, Bab satu sampe bab lima puluh dua. Buku catatan, laptop, gadget sama Handphone dikumpulin di depan” Anjiiss!!! Enak bener bicaranya. Nggak sekalian tuh pak rumah sama tanah warisan ikut dikumpulin di depan.

15 Oktober 2013

Teknologi dan Algoritma Penjadwalan Disk


1.      Magnetic Disk
Magnetic disk merupakan penyimpan sekunder, berbentuk bundar dengan dua permukaan magnetik. Penggerak disk berupa Motor drive menggerakkan disk dengan kecepatan tinggi (kurang-lebih dari 60 putaran perdetik). Kegiatan baca-tulis dilakukan Read-write head, yang diletakkan diatas piringan. Kepala baca-tulis sangat sensitif terhadap guncangan yang dapat menyebabkan disk rusak (bad sector). Ruang Rekam terbagi atas beberapa track/lintasan dan tiap lintasan dibagi lagi dalam beberapa sector.

Jenis head dibedakan atas :
       a. Fixed-head disk menempati tiap-tiap track satu head, sehingga mempercepat proses pembacaan dan perekaman.
        b. Moving-head disk hanya memiliki satu head yang berpindah-pindah mengakses dari satu track ke track lain.

Beberapa teknologi Harddisk, antara lain :
· Shock Protection System (SPS)
· Self-Monitoring Analysis and Reporting (SMART)
· Solid State Disk (SSD)
· Magnetore-sistive (MR)
· Partial Response Maximum Likelihood (PRML)
· Hot Swap
· Plug and Play ATA
· Environment Protection Agency (EPA)
· Error Correction Code (ECC)
· Auto Transfer

7 Oktober 2013

Spektakuler 3030 Show di Kota Tasikmalaya


            Beberapa hari yang lalu, aku dapet info dari senior tentang show yang dalam waktu dekat ini bakal di gelar di Lap. Dadaha. Awalnya aku sama anak-anak sama sekali gak berminat buat dateng karna sibuk ngurusin tugas yang se nau’dzubillah. Tapi, setelah mendengar kata GRATIS dan dapet VOUCHER BELANJA keimanan kitapun goyah. Jadilah, siang tadi aku sama anak-anak sepakat buat dateng dan nonton pertunjukan itu.
            Aku sama anak-anak dateng dengan tangan kosong, dalam arti nggak bawa tiket, karcis, surat izin masuk apalagi undangan khusus buat masuk ke dalam. Oke, ini salah satu kebodohan kita,  kenapa kemarin nggak minta sama senior yang ngumumin acara ini? Kenapa juga tetep nekad dateng kalo nggak punya tiket? Udah stop! Nggak usah tanya-tanya kenapa. Jadilah kita sempet hulang-huleng beberapa menit di Lap. Dadaha sana. Sayang juga, udah jauh-jauh, panas-panas dateng masa harus pulang lagi?! Well, akhirnya aku dateng ke bagian informasi dan tanya-tanya disana.
            Syukur Alhamdulillah, ternyata yang jaga di stand informasi itu masih sodara jauhnya Nci, pas aku tanya, ternyata orang itu adalah mantan suami dari kakak sepupunya adek ipar yang anaknya nikah sama Om nya Nci. Plis! bacanya sekali aja. Nggak usah diulang apalagi sampe coba memahami. Jujur, aku yang nulis aja nggak ngerti.
            Oke, abaikan silsilah keluarga Nci yang di atas. Begitu sampai di bagian Informasi aku langsung bilang sama panitianya kalo kita dari BSI. Dan, si Kaka itu bilang, kalo anak-anak BSI emang di prioritaskan buat nonton show ini, ya walaupun mereka tetep mengutamakan yang punya tiket/undangan khusus. Jadilah kita diminta buat ngisi formulir yang ada disana, dan kita nurut-nurut aja. Katanya sih biar dapet tiket buat masuk gitu. Nggak mau menyia-nyiakan kesempatan, kita daftarin semua anak-anak Jombies plus pacarnya masing-masing. Selesai ngisi formulir kita di suruh nunggu sebentar, sekitar 15 menit lebih 3 minggu.

5 Oktober 2013

Suatu Saat Nanti..

Pada setiap malam yang datang, bintang tak selalu berjanji menemani. Pun  dengan kebersamaan ini. Masing-masing dari kita tak bisa menjanjikan semuanya akan terus baik-baik saja.
Suatu saat nanti akan ada masa dimana kita mulai merasa jenuh dengan kebiasaan ini. Akan ada masa, dimana kita mulai acuh dan peduli. Akan ada masa dimana kita merasa tak dihargai, tak didengar dan diabaikan.
Suatu saat nanti juga akan ada masa dimana kita mulai merasa tak dimengerti. Masing masing menganggap dia egois, dia tak pengertian, dia keras kepala dan sebagainya, pada intinya masing-masing dari kita mulai saling tak memahami satu sama lain.
Suatu saat nanti juga akan ada masa dimana kita mulai sibuk dengan urusan masing-masing, mulai jarang berkomunikasi hingga sulit hanya sekedar untuk ber say ‘Hello’ saja.
Ya, suatu saat nanti akan ada banyak halangan yang mungkin menggoyahkan, tapi, mau kah kamu berjanji kawan, untuk setiap masalah yang datang kita akan tetap bersama? Ya, menghadapinya bersama. Karna jika sendiri, aku bukannya tak bisa, hanya saja bila bersama kalian aku lebih merasa mampu menjalaninya..

4 Oktober 2013

Bulan Pertama Di Semester Tiga


            Yang namanya hidup, terkadang yang terjadi bukan yang kita inginkan. Dan yang kita inginkan belum tentu terjadi. Ada yang ingat sama peristiwa Tsunami di Aceh tahun 2004 dulu, yang sampai memporak porandakan bumi Serambi Mekkah itu. Ratusan bahkan ribuan nyawa melayang. Siapapun, aku yakin pasti sama sekali nggak menginkan peristiwa itu terjadi.
          Atau  peristiwa pindahnya Cristiano Ronaldo ke Real Madrid, yang denger-denger alasannya karna Uang. Iya, Real Madrid mampu membayar lebih daripada MU. Aku yakin sebagian besar para sahabat MU (nama fans MU) pasti kecewa, sedih dan nggak terima. Tapi apa daya, uang berbicara lain, dan menyebabkan Ronaldo ngacir ke Real Madrid.
   Nah yang terjadi sama aku di semester ini tuh kurang lebih sama kaya dua peristiwa diatas. Yang terjadi bukan yang diinginkan. Nggak sefenomenal itu sih, sama sekali nggak memakan korban jiwa, sama sekali nggak melibatkan apalagi sampai menghabiskan banyak uang, enggak! Musibah yang menimpa aku dan manteman di semester ini adalah......... diacaknya kelas. Blam!
    Oke, biarkan saya tarik nafas dulu.
    Udah aku bilangkan, musibah ini emang nggak semengenaskan dua peristiwa diatas. Tapi ini cukup mengguncang mental dan hati kita. #halah!!! Kebayang sudah bagaimana garing dan BeTe nya dikelas tanpa kehadiran makhluk makhluk jail ini. Belum lagi ditambah dengan kehadiran orang-orang asing yang sikapnya macem-macem dan aneh-aneh.  Juga mata kuliah yang semakin tak dimengerti, komplit sudah kesuraman ini >_<

2 September 2013

O.S.P.E.K


            OSPEK, satu kata penuh makna. OSPEK, bawa hati bahagia. Oke hup! Yang statusnya twibi-twiboys atau yang tau lagu Love Is You nya Cherrybelle kemungkinan besar saat membacanya tadi sambil dinyanyiin, iyakan? Muahaha
            Buat para Mahasiswa baru yang mau masuk ke suatu Universitas, lazimnya bakal ngalamin masa ini. Menurut pengalaman aku, OSPEK atau kalo dipanjangin itu “Orientasi Studi dan Pengobatan Kurap” adalah semacam kegiatan pengenalan para mahasiswa baru terhadap kampus beserta isinya, kaya dosen, asisten dosen, senior, wortel, kentang, atau yang lebih mahalan dikit yaitu isi telor biawak. Nah, rangkaian kegiatan dari OSPEK ini beragam.Ada yang lucu, garing, ada yang bikin kesel, bikin nyengir, sampe yang bikin muran durja. Tapi ada juga yang nyenengin dan unforgetable, kaya pas lagi lari-lari karna takut telat, tiba-tiba tabrakan sama senior ganteng yang keren, buku-buku sama jerawat berserakan dilantai, pas mau mungutin tangannya gak sengaja kepegang sama tuh senior. Terjadilah adegan saling menatap satu sama lain sambil senyum-senyum, abis itu jadian deh. Dan lagu Gugur Bunga pun menggema.#Oke abaikan, yang ini FTV banget.
            Nggak heran kegiatan OSPEK ini selalu berhasil meninggalkan kenangan tersendiri disetiap makhluk yang mengalaminya. Walaupun udah beberapa bulan, bahkan tahun yang lalu, masa-masa OSPEK masih tetep nanjeb dihati, membekas dan sulit dilupakan. Eeaa..

10 Juli 2013

Review Semester Dua




Marhaban Ya Ramadhan..
Marhaban Ya Kolak..
Marhaban Ya Sirop..

            Nggak kerasa Ramadhan udah di depan mata aja. Nggak kerasa juga ini udah masuk bulan Juli, detik-detik terakhir semester dua. Rasanya baru kemarin di Ospek, muter-muter kota Tasikmalaya sambil bawa-bawa karung sampah dan muka bercoret apa entah. Eeeh sekarang udah mau semester tiga. Banyak kejadian di luar batas normal yang aku alami selama semester dua ini.
            Buat beberapa mahasiswa yang kerjanya kuliah,diskusi-kuliah,diskusi atau kuliah,rapat-kuliah rapat mungkin bakal sedikit mengkerut kerut baca cerita yang aku alamin selama semester dua ini.
            Setiap kali kumpul hampir 80% ngobrolin hal yang gak penting, kaya ngegosipin mang sweetcorn di depan kampus, nyeritain mimpi pas tidur semalem atau ngehayal mau jadi apa kita nanti. Anehnya disetiap cerita selalu berakhir dengan gelak tawa sambil guling-guling, nepok-nepok perut, padahal cerita itu tergolong biasa-biasa aja dan udah berulang kali di omongin. Andai kata nggak ada yang bisa di obrolin lagi, ujung-ujungnya paling ngebully diri sendiri. Dengan sangat begonya ngebuka aib masing-masing buat diketawain sama orang banyak. Paraaah.. 
            Dan semua itu terjadi begitu aja tanpa ada niat terlebih dahulu dari pelakunya. Tapi sumpah demi apapun,  kita nggak pernah melewatkan tugas yang dosen berikan sebijipun. Nilai-nilai kita juga gak kalah sama spesies rajin nan disiplin yang ada di kelas kita ini. Karna kita punya prinsip, “Kuliah boleh santai dan senang-senang tapi nilai harus tetap membanggakan.” Itu kita pegang erat banget, gimanapun gilanya kita.
            Iya, aku sama temen-temen ubnormalku ini gak tergolong mahasiswa yang rajin, sama sekali gak! Kita pengen mengekspresikan diri kita dengan apa adanya. Bebaskan jiwamu, guys! Ini kuliah, bukan SMA yang kalo berangkat sekolah harus pake sepatu item, baju dimasukin dan gak lupa dasi harus nagkring rapih di leher. Be my self lah, gak perlu niru orang lain, gak harus menjadi pribadi orang lain. Inilah kita, asli, tanpa modus dan kepalsuan. #tsaaah

9 Juli 2013

Cerpen Anak

Hadiah Ini Untuk Kalian

            Hari itu wajah Reza tampak berseri. Ia memandang ke arah Ibunya yang berdiri  tepat di sampingnya. Wajah Ibu Reza juga tak kalah berseri. Senyum bangga tampak jelas menghiasi wajahnya.
***
            “Bim, kamu udah selesai belum bacanya?” tanya Reza yang duduk di belakang Bimo.
            “Belum.” Jawab Bimo pendek.
            Reza bingung. Ulangan dadakan mau dimulai 15 menit lagi tapi dia belum baca materinya sedikitpun. Bukan karena Reza malas, tapi karna dia gak punya buku pelajarannya. Buku itu cukup mahal dan Reza bukan anak orang kaya seperti Bimo dan teman-teman lainnya yang bisa beli buku pelajaran kapan saja. Reza harus menabung sampai berminggu-minggu barulah bisa membeli buku. Biasanya dia akan menyalin materi itu ke buku tulisnya sebelum ulangan berlangsung. Tapi kali ini, Bu Guru memberikan ulangan dadakan. Dan Reza gak punya banyak waktu untuk menyalin materinya.
            Reza tertunduk lesu di mejanya. Bu guru berjalan mendekati Reza.
            “Reza, kamu sakit?” tanya Bu Guru.
            Reza menggeleng.
            “Terus kamu kenapa?”
            “Reza gak punya bukunya Bu, biasanya kalau mau ulangan Reza minjam buku Bimo dan meyalinnya terlebih dahulu. Tapi kali ini ulangannya dadakan.” Jawab Reza masih tertunduk.
            “Kenapa gak bilang dari tadi? Kan Reza bisa pinjam punya Ibu,” kata Bu guru.
            “Reza malu Bu, di kelas ini cuma Reza yang gak punya buku-buku pelajaran.” Jawab Reza pelan. Pelan sekali.
            “Ya udah, ini buku Ibu boleh di bawa sama Reza. Nanti selesai ulangan, Reza ke ruangan ibu ya,” ucap Bu guru lagi.
            Reza mengangguk cepat. Ia segera membuka buku itu. Masih ada waktu 10 menit untuk membaca-baca materi.

21 Juni 2013

Galunggung,Tasikmalaya





20 Juni 2013

Pohon setan, katanya..


            “Pak..! Bimo Pak..! Bimo pingsan di bawah pohon itu!!!” Ega teriak-teriak histeris sambil berlari mendekati rumah Bimo.
            Pak Agil terhenyak kaget, ia tak menjawab apa-apa hanya saja langsung bangkit dan berjalan ke arah pohon itu. Ega yang menyaksikan kejadian tadi masih shock, ia terduduk lemas di kursi teras depan rumah Bimo.
            “Ada apa Ga???” Ibu Bimo keluar dari dalam rumah dengan muka panik.
            “Anu Bu, Bimo, Bimo pingsan di bawah pohon itu.” Nafas Ega masih tersengal.
            “Apa?! Antar Ibu ke sana Ga,” pinta Bu Bimo, ada gurat khawatir di raut wajahnya.
            Ega berjalan di depan Bu Bimo, langkahnya cepat. Pikirannya tak karuan. Ia melihat arloji yang ada di tangan kirinya. Jam 21.05.
            “Ibu kan udah sering bilang ke kalian, kalau malam hari gak boleh berdiam diri di bawah pohon, bisa-bisa kalian di bius setan yang ada di pohon itu. Kejadian kan sekarang,” jeals Ibu Bimo mengingatkan kembali.
            Ya, walaupun daerah ini merupakan perkotaan di bagian selatan Bandung, tapi masyarakat disini masih percaya dengan hal-hal berbau mitos. Salah satu mitos yang kuat beredar di sini adalah tentang pohon itu. Bukan hanya Ibu Bimo, Ibu Ega pun sering bilang, “Kalau malam hari jangan berdiri di bawah pohon. Nanti pingsan di bius oleh setan yang ada di pohon itu.”
            Sesampainya disana, tampak Pak Agil telah menggontong Bimo yang masih tak sadarkan diri. Aku dan Ibu Bimo berbalik arah, berjalan di belakang Pak Agil menuju rumah.
***
            Hari itu merupakan hari terakhir latihan sebelum acara dimulai. Bimo dan Ega sebagai senior di SMA itu, juga penanggung  jawab acara pentas seni sekolah meminta kepada semua teman-temannya untuk serius berlatih dan meluangkan waktunya lebih lama dari latihan dihari-hari biasanya. Canda tawa mewarnai jalannya latihan, sampai tak terasa waktu sudah malam.
            “Oke, berasa  udah jam 8 malam.  Semuanya udah bagus kok. Sekarang teman-teman boleh pulang. Semuanya jaga kesehatan ya.” Ucap Bimo menyemangati teman-temannya.
            Latihan selesai dan teman-teman mereka mulai pulang satu persatu, namun  Bimo dan Ega masih berkutat di tempat latihan. Mereka masih harus menyelesaikan beberapa hal untuk pentas besok.
            “Bim, kamu bawa sepeda kan?” tanya Ega disela-sela merapikan panggung.
            “Iya, kenapa?” tanya Bimo.
            “Baguslah, soalnya aku gak bawa sepeda. Entar aku nebeng ya,” pinta Ega.
            “Sip..!” jawab Bimo singkat.
            Tak ada suara lagi setelah percakapan itu. Mereka larut dalam pekerjaannya masing-masing.

18 Juni 2013

Icakan,Ciamis





12 Juni 2013

Felling..


            “Mau coba?” dia menyodorkan sebatang rokok yang sudah tersulut padaku.
            Aku menggeleng cepat, “Enggak ah.”
            “Dikit aja, ayo!” paksanya padaku.
            Aku mengambil rokok itu, mencoba menghisapnya.
            Aku terbatuk, “Udah ah! Apa enaknya coba?” kataku sambil meletakkan rokok itu di asbak yang tergeletak di depanku.
            Dia tergelak.
            “Eh, udah malem ni, anterin pulang yuk!” ajak ku kemudian.
            Dia tak menjawab, hanya mengangguk kecil.
***
            “Anna gak sarapan dulu?!” tanya Mama setengah berteriak.
            Aku tak menyahut dan meneruskan langkah menghampiri dia yang sedari tadi telah menunggu di depan gang. Dari jauh tampak ia tersenyum.
            “Pagi-pagi kok udah cemberut gitu? Kenapa?” tanyanya beruntut saat melihat wajahku yang tertekuk.
            “Nenek.” Jawabku pendek sambil mengenakan helm.
            “Nenek kamu? Kenapa?” tanyanya penasaran.
            “Udah nanti aja di kelas ceritanya. Yuk berangkat nanti telat lagi,” ajakku kemudian.
            Semenjak aku putus dengan Berta, dia yang selalu menemaniku dan membantu aku agar bisa move on dari Berta. Dia berhasil merubah mind set pikiranku yang menganggap bahwa tak ada orang lagi yang sebaik Berta. Dia juga selalu bisa mengalihkan pikiranku saat aku merasa kangen atau kehilangan akan kepergian Berta. Dia bisa meyakinkanku bahwa semuanya akan tetap baik-baik saja selepas Berta enyah dari kehidupanku.
            Aku nyaman berteman dengannya. Setidaknya aku jadi punya teman untuk curhat, jadi punya teman untuk jalan-jalan ke Mall sekedar menghilangkan jenuh dan jadi punya teman untuk belajar bersama. Salah ku memang, dulu waktu pacaran dengan Berta, aku terlalu dekat dengannya, hampir semua waktu ku habiskan bersamanya dan mengabaikan semua teman-teman yang lain. Tak heran begitu putus dengan Berta, aku jadi merasa benar-benar sendiri dan tak punya teman. Sampai akhirnya dia datang.
***
            “Jadi Nenek kamu kenapa?” tanyanya begitu sampai di kelas.
            “Gak papa,” sahutku.
            “Bohong,” ia memincingkan sebelah matanya, menatapku tajam.
            Aku menghela nafas panjang, “ Belakangan ini Nenek jadi super protektif. Setiap aku mau pergi Nenek jadi suka nanya-nanya, mau kemana, sama siapa, pulangnya jam berapa, bla bla bla.”
            “Lho wajar dong, tandanya Nenek kamu perhatian, kenapa malah gak suka gitu?” tanyanya.
            “Risih aja, dulu Nenek gak pernah nanya-nanya gini setiap kali aku mau pergi sama Berta. Tapi sekarang? semalam aja aku di introgasi habis-habisan pas pulang dari rumah kamu. Padahal itu masih jam 9 kurang.” Jelasku lagi.